Sunday, May 17, 2009

Alya mau cabut gigi

Beberapa hari yang lalu Alya ngasih tau aku dan istriku kalo giginya tumbuh lagi. Ketika dicek ternyata gigi baru itu tumbuh di belakang gigi lama dan tumbuh miring ke arah dalam rongga mulut. Jadi, hari ini rencananya gigi itu akan dicabut atau diperiksa trus gimana saran dokter nantinya.
Tapi aku ngga bisa ngantar karena harus jaga praktikum dari pagi sampai sore. Akhirnya istriku yang akan menjemput Alya di TK dan mengantarkannya ke dokter gigi di MMC jam 12.
Alya sepertinya senang dengan rencana tsb. Karena, dengan begitu berarti dia dijemput siang. Alya ngga takut pergi ke dokter, baik dokter umum (spesialis anak) maupun dokter gigi. Pernah dia diperiksa dokter THT, telinganya dibersihkan, dia tenang-tenang saja ngga rewel. Juga, beberapa kali diimunisasi, disuntik untuk diambil darahnya juga ngga nangis. Aku selalu memuji dia karenanya dan dia senang dipuji begitu. Aku memang ngga pelit pujian kalo memang dia pantas dipuji. Maksudku agar dia punya konsep diri yang positif, percaya dan bisa menghargai diri sendiri. Ngga apa-apa kalo terus jadi agak narsis. Daripada minder.